Daily Archives: September 24, 2010

Dzikir

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jika kita buat sebuah pahatan pada sebuah batu, maka batu itu akan dengan mudah tergores oleh irisan pisau pahat yang kita gunakan. Namun jika kita mencoba membuat pahatan di atas sebuah air, maka sampai kapanpun kita tidak akan pernah berhasil membuatnya.

Saudara-saudaraku apakah akhir-akhir ini kita merasa kalau banyak sekali orang yang melukai hati kita. Apakah akhir-akhir ini kita merasa kalau kita sulit sekali memaafkan kesalahan-kesalahan orang lain yang mereka lakukan terhadap diri kita. Jika kita merasakan hal tersebut, maka lihatlah ungkapan yang saya tuliskan di atas, bahwasanya batu itu lebih mudah tergores daripada air, ketika hati kita mengeras, maka kita akan merasa mudah terluka oleh perbuatan, ataupun perkataan orang lain, dan kita akan sulit sekali memaafkan mereka.

Saudaraku, hati kita mengeras karena perbuatan-perbuatan maksiat yang kita lakukan, tak kita sadari, setiap harinya banyak sekali perbuatan maksiat yang kita lakukan terhadap Allah SWT, hingga hati kita menjadi begitu keras, sedikit saja ada kata-kata atau perbuatan terhadap kita, maka hati kita yang mengeras itu akan tergores, dan menyebabkan luka yang justru menyakitkan diri kita sendiri.

Mari kita hiasi hari-hari kita yang penuh dengan maksiat itu dengan istighfar, dengan taubat kepada Allah SWT. Dan mari kita isi juga waktu-waktu kita untuk senantiasa mengingat-Nya.
Bukankah Allah telah berfirman “…Ingatlah, hanta dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”, Mari kita tentramkan, mari kita lembutkan hati kita dengan mengingat Allah, melalui dzikir-dzikir kepadaNya.

Mudah-mudahan dengan senantiasa berdzikir kepadaNya, maka hati kita yang telah mengeras itu bisa menjadi lembut dan menjadi seperti air, bisa menjadi seperti lautan, yang mampu menampung apa saja yang bermuara kepadanya, tanpa harus merasa terluka, dan mudah-mudahan juga kita bisa menjadi hamba yang mudah memaafkan.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements