目標喪失


assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salah seorang dokter muda yang sedang praktek, tampak stress, dan kemudian ditanya oleh salah seorang senior nya, kenapa kamu memilih jurusan kedokteran di perguruan tinggi. Dokter muda itu menjawab, selama di SMA nilai-nilai saya selalu bagus, dan ketika kelas 3, sebelum ujian, saya disarankan untuk masuk ke jurusan kedokteran. Demikianlah salah percakapan yang terjadi di sebuah rumah sakit jepang.

Kemudian, di Universitas Tokyo, atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan Todai,terjadi sebuah masalah yang tak pernah diduga-duga. Anak-anak SMA dengan kepala yang luar biasa saja yang bisa mimpi untuk masuk kesana. Orang jepang tahu sekali betapa sulitnya masuk ke Todai, dan betapa menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi orang tua yang anaknya bisa masuk kesana. Oleh karenanya setiap anak yang punya tujuan masuk ke Todai, belajar yang sangat keras luar biasa, baik di rumah, di bimbel, belajar dan terus belajar.

Namun setelah masuk ke Todai, ternyata tak sedikit dari mereka yang mengalami kesulitan. Di bagian konsultasi Todai, ternyata tak sedikit mahasiswa yang datang sekedar menanyakan, mulai sekarang sebaiknya saya melakukan apa ya, belajar apa ya, sebaiknya saya meneliti tentang apa ya,dll. Tak sedikit dari mereka yang ternyata kehilangan tujuan ketika masuk ke Todai, ketika masih SMA,masuk ke Todai, menjadi tujuan mereka satu-satunya. Dan ketika mereka telah mencapainya mereka kehilangan tujuan.

Pendidikan tak hanya bertujuan untuk membuat seseorang untuk menjadi mereka yang pandai dan mahir menghadapi berbagai ujian. Tapi lebih luas dari itu, pendidikan harusnya bisa menjadi penggerak hati, menggerakkan hati itu untuk menemukan tujuan-tujuan hidup. Terkadang saya sedih melihat pendidikan yang bergeser menjadi sebuah bisnis, menjadi sebuah pertarungan elit-elit, sungguh menyedihkan. Padahal harusnya mereka adalah orang-orang yang sangat mengerti tentang pendidikan. Pendidikan adalah kunci dari masa depan suatu negeri. Kita bisa belajar dari sejarah tentang bagaimana sebuah negeri yang bangkit karena kuatnya pendidikan mereka, atau sebuah negeri yang mundur karena lemahnya pendidikan mereka.

Berhasilnya pendidikan akan melahirkan generasi-generasi baru yang memiliki mimipi-mimpi besar atas kejayaan negeri, mempunyai harapan-harapan besar tentang kemajuan negeri, dan mereka juga yang akan menjadi penggerak-penggerak mesin-mesin kemajuan negeri.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements

4 responses to “目標喪失

  1. Makanya knapa pdidikan itu penting akh,supaya qt tau kalo pdidikan itu gak penting…haha..dr film alangkah lucunya negeri ini…

  2. Pas tahun pertama, ada pelajaran “Problem Based Learning” di School (fakultas) saya. Tema semester pertama: “Apa Yang Sebaiknya Kita Pelajari di Universitas”, lalu dengan tema tersebut kami harus melakukan wawancara dengan tokoh masyarakat dan profesor dari fakultas lain, dan merangkum dalam bentuk web.

    Mungkin pemilihan tema-nya memang ada “tujuan”-nya. Masuk tahun ketiga di universitas, gak sedikit orang di sekitar saya yang kehilangan “tujuan” belajar di universitas.

  3. wah itu bisa jadi salah satu taisaku untuk mengatasi masalah ini ya…
    trus gimana hasil wawancaranya ossa?
    cerita2 dong?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s