Daily Archives: June 19, 2010

ゆとり教育 vs 詰め込み教育

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Setelah jepang kalah perang dunia ke-2 dari Amerika, segala sisi kehidupan di Jepang berkiblat kepada Amerika,termasuk pendidikan. Pendidikan di Amerika yang lebih memberikan kesempatan siswa untuk berpikir dengan ide yang ada di dalam pikirannya dianggap lebih baik dibandingkan pendidikan yang bersifat mendoktrin. Namun seiring berjalannya waktu pendidikan yutori dan tsumekomi silih berganti.

ゆとり教育(pendidikan yutori), adalah pendidikan yang bersifat membuat siswa berpikir bukan membuat siswa menghafal dan menghafal. Sebaliknya 詰め込み教育(pendidikan tsumekomi) adalah sistem pendidikan yang lebih mengutamakan siswa untuk bisa menghafal dan memahami berbagai jenis pengetahuan.

Akhir-akhir ini kedua model pendidikan ini menjadi pembahasan menarik lagi di Jepang. Pendidikan Yutori yang beberapa waktu terakhir ini dijalankan di Jepang,dianggap membuat kemampuan belajar para siswa menurun, dan membuat siswa menjadi malas, karena dibandingkan dengan pendidikan Tsumekomi, dalam pendidikan Yutori cakupan pelajaran lebih sedikit. Oleh karenanya saat ini, semua buku-buku pelajaran di Jepang mulai ditambah jumlah  bahan-bahan pembelajarannya, dan nampaknya pendidikan di Jepang akan kembali mengadopsi pendidikan tipe Tsumekomi.

Pendidikan Tsumekomi sendiri punya beberapa kelebihan dan kekurangan. Beberapa kelebihannya adalah,
1. Kemampuan mengingat dan menghafal siswa terlatih sejak kecil dan hal ini sangat penting. Karena dengan makin banyaknya pengetahuan yang dimiliki akan membuat seseorang punya kemampuan lebih untuk mengambil keputusan.
2. Memudahkan guru untuk menilai kemampuan murid
sedangakan kekurangannya adalah,
1. Kesulitan membuat siswa untuk tetap semangat menghadapi banyaknya bahan yang harus dipelajari.
2. Pelajaran yang telah dipelajari setelah ujian akan dilupakan begitu saja.
3. Persiapan untuk ujian ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi semakin keras,hal ini membuat tingkat stress para siswa meningkat.

Saya sendiri tak begitu bisa membandingkan sendiri, karena saya menempuh pendidikan dari SD – SMA di Indonesia, namun saat ini yang mahasiswa yang sedang berkuliah sama dengan saya adalah mereka yang sering dikatakan sebagai produk dari kegagalan pendidikan Yutori, yang paling terasa bagi saya adalah bahwasanya mereka agak sedikit kurang tahan dengan banyaknya bahan2 kuliah dan pelajaran yang cukup banyak.

Bagaimana pendidikan Indonesia saat ini, sistem seperti apa yang diadopsi pendidikan Indonesia. Kurikulum yang dalam 10 tahun terakhir ini beberapa kali berubah mudah2an bisa membawa kemajuan bagi pendidikan Indonesia. Dan tak lupa yang harus ditingkatkan adalah meningkatkan angka partisipasi dalam pendidikan itu sendiri, tak hanya sekedar puas angka melek huruf di Indonesia yang terus meningkat, tapi juga meningkatakan angka partisipasi hingga ke pendidikan tinggi, yang saat ini masih kurang dari 20 % penduduk Indonesia yang bisa melanjutkan hingga ke perguruan tinggi, padahal pendidikanlah yang akan membangun generasi ke depan, pendidikanlah yang menjadi salah satu faktor penentu masa depan suatu bangsa.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements