Monthly Archives: February 2009

日本に来てもうすぐ3年目になる

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Musim semi tahun ini akan menjadi musim semi yang ke-3 buat saya, tak terasa waktu telah membawa saya sejauh ini di negeri Samurai ini. Akhirnya tahun pertama saya di college saya tutup dengan dua buah nilai B, agak sedikit zannen tapi yang harus saya hadapi. Masih ada kesempatan dua semester untuk bisa menorehkan nilai-nilai yang lebih baik. Alhamdulillah, setelah berhasil dengan JLPT level 2 tahun lalu, saya diberi kesempatan untuk menuntaskan JLPT level 1 di tahun ini. Namun ini sama sekali bukan berarti kalau kemampuan bahasa jepangku telah mampu menyaingi orang-orang Jepang , masih banyak yang harus kupelajari.

Semester berikutnya menjadi semester yang sangat berarti bagi masa depan studiku di Jepang. Ya, pada semester ini saya harus mencari dan ujian di universitas yang mau menampung saya setelah saya lulus dari college ini tahun depan(insyaallah). Tujuan utamaku tentunya universitas-universitas negari yang berada di luar tokyo tapi tak terlalu jauh dari ibukota jepang ini. Dan tentunya tak sedikit yang harus disiapkan untuk ujian ke universitas. Saya harus mengulang lagi buku-buku MTK, Fisika, serta Bahasa Inggris yang selama beberapa waktu ini tak pernah kusentuh.

Selain mendapatkan universitas, maka yang tak kalah penting buatku adalah perpanjangan beasiswa. Biaya pendidikan di Jepang sangat mahal, kemarin aku sempat membuka-buka biaya kuliah di universitas, sedikitnya untuk kuliah di universitas negeri, kita harus membayar 800.000 yen untuk biaya kuliah per tahunnya, dan di universitas swasta, kita harus mempersiapkan sedikitnya 1.000.000 yen. Pertama kali saya mengetahui biaya ini, akhirnya saya paham betapa pendidikan di Indonesia masih cukup murah, paling tidak ketika saya kuliah di UI lalu, saya hanya cukup menyediakan uang sekitar 3 juta rupiah atau sekitar 30.000 yen. Namun memang, tingkat pendapatan kita yang masih rendah, membuat saya pun waktu itu merasa bahwa pendidikan Indonesia sangatlah mahal. Untuk mendapatkan perpanjangan beasiswa ini, saya harus bisa mempertahankan nilai-nilai saya selama di college.

Setelah hampir memasuki tahun ketiga keberadaan saya di Jepang, saya mulai sedikit demi sedikit memahami masyarakat Jepang tak hanya di level permukaan saja. Saya mulai mencoba menyelami alam berpikir mereka, saya mulai mencoba mencari-cari dan menerka-nerka bagaimana mereka memahami keberadaan mereka. Saya juga mulai melihat pergeseran-pergeseran yang terjadi dari perbedaan generasi masyarakatnya. Saya melihat adanya kekuatan besar yang terkungkung oleh kemajuan dan kemudahan teknologi.

Barangkali Allah sedang menyampaikan sesuatu dari semua ini, atau mungkin Allah sedang mengajarakan kepadaku sesuatu. Semua itu hanya Dia yang mengetahuinya. Mudah-mudahan keberadaanku bisa membawa manfaat, dan menambah kebermanfaatan diriku.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements

13-year-old becomes father

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

kaget banget, belum lama ini liat berita di TV ada bocah umur 13 tahun jadi Bapak.
pengen tahu lengkapnya klik aja disini

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kita..Masih Lemah…

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Akhir Desember lalu, dunia kembali dikagetkan oleh serangan Israel ke Palestina, tepatnya jalur Gaza, dari hari ke hari serangan semakin membabi buta, jumlah korban di pihak Palestina, makin hari makin menambah, serangan berakhir menjelang pelantikan presiden Obama, beberapa waktu lalu. Serangan ini menelan lebih dari 1000 orang korban jiwa, yang di dalamnya tak sedikit korban dari golongan wanita dan anak-anak.

Selama beberapa minggu serangan Israel itu, kecaman mengalir dari berbagai pihak, termasuk PBB, namun semuanya diabaikan oleh pihak Israel, Israel tetap terus memposisikan diri sebagai korban. Mereka menyampaikan bahwa selama ini mereka menjadi korban dari Hamas.

Selama beberapa minggu itupun, umat Islam dimanapun beramai-ramai mengadakan penggalangan bantuan, baik mengadakan demonstrasi, mengadakan shalat gaib, dan lain lain. Bahkan tak hanya umat Islam, di Jepang, tak sedikit NPO yang bergerak untuk mengadakan aksi-aksi penggalangan bantuan.

Di tengah suasana persaudaraan sebagai manusia yang begitu kental terasa, harusnya kejadian ini kembali mengingatkan umat Islam akan satu hal. Bahwa saat ini keadaan umat Islam begitu lemah. Jumlahnya tak sedikit, tapi kekuatannya sangat tak terasa. Yang selama ini kita lakukan untuk palestina tak lebih dari sekedar meringankan beban, kita sama sekali tak punya kemampuan dan kekuatan untuk melindungi saudara-saudara kita di sana. Tapi memang itulah kenyataan, kemampuan yang saat ini kita miliki tak lebih dari itu.

Saya sangat sedih ketika menyaksikan masih banyak terjadi pertengkaran dan perdebatan di antara kita untuk hal-hal yang seharusnya tak perlu dipermasalahkan. Tak sedikit kekuatan umat itu digambarkan sebagai sebuah bangunan. Mengapa? karena banyak hal yang bisa kita pelajari dari sebuah bangunan yang kokoh.

Sebuah bangunan dibuat tidak dari satu jenis bahan melainkan dari berbagai jenis bahan, kita misalkan bangunan itu rumah, kita butuh batu kali untuk dijadikan pondasi, kemudian kita butuh besi untuk rangka, lalu kita butuh batu bata, kita butuh pasir, kita butuh semen, tapi ternyata tak hanya bahan-bahan yang terlihat kuat saja yang kita butuhkan, kita juga butuh air. Untuk terbentuk menjadi sebuah bangunan yang kokoh tentunya setiap bahan yang ada adalah bahan kualitas terbaik.

Tapi bahan-bahan dengan kualitas terbaik saja tak cukup untuk membuat bangunan yang kokoh, diperlukan paduan yang pas diantara bahan-bahan tersebut, artinya disini diperlukan kerjasama yang sinergis, sehingga bahan satu dengan bahan lainnya bisa menjadi saling menguatkan.

Seperti membuat sebuah bangunan, untuk menguatkan umat, kita sebagai individu-individu penyusunnya harus menjadi yang terbaik, artinya siapapun kita maka jadilah yang terbaik dalam bidang kita, kalau kita seorang pelajar maka jadilah pelajar terbaik, yang mengukir prestasi, kalau kita seorang pengusaha, maka kita harus jadi pengusaha terbaik, jika kita seorang pedagang, maka harus menjadi pedagang terbaik, dimanapun kita jadilah yang terbaik karena mejadi seorang profesional di satu bidang hukumnya fardhu kifayah, harus ada diantara kita dalam satu bidang, hingga jumlahnya mencukupi. Tak hanya itu, kita tak boleh lupa bahwa kita menjadi yang terbaik karena ada iman di dalam hati kita. Sehingga menjadi yang terbaik tak hanya dalam bidang kita, tapi juga menjaga dan memelihara iman yang ada di dalam hati menjadi bangian yang penting.

Kemudian, diperlukan sinergi diantara kita, untuk membangun sinergi kita harus belajar penting dari sebuah bangunan, setiap bahan bangunan berada di tempat yang berbeda satu sama lain, sebuah batu kali yang menjadi pondasi tak akan pernah terlihat berada di dalam tanah, rangkaian besi yang menjadi rangka tak pernah terlihat karena menyokong setiap ruas bangunan. Ya, demikian juga kita, harus mempunyai perasaan kuat bahwa kita adalah satu dari bagian bangunan umat ini, kalau kita berada pada tempat kita, maka akan ada yang goyah dari bangunan umat ini, sehingga dimana kita berada itu tak begitu penting. Yang terpenting adalah tetap di tempat kita, menjadi yang terbaik di sana, sehingga terbentuk sinergi yang menguatkan satu sama lain.

Kita juga harus sadar bahwa membuat sebuah bangunan yang kokoh memerlukan waktu yang tidak sebentar, sehingga kesabaran juga menjadi salah satu syaratnya. Kita perbaiki diri kita dari hari ke hari, tak lupa kita buat komunikasi yang baik dengan saudara-saudara kita untuk menjaga tetap terjadinya sinergi diantara kita. Dan kita juga harus menyadari bahwa kita, yang berada dalam lingkungan yang relatif aman, dan terjaga, mempunyai tanggung jawab lebih besar jiak dibandingkan saudara-saudara kita, yang berada dalam keadaan ketakutan, dan ketidakamanan.

Mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan petunjuknya kepada kita semua, sehingga cita-cita besar kita membuat umat ini kokoh bisa tercapai, insyaallah.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

漢字から学んだこと

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

インドネシアと違って日本では平仮名,カタカナ、と漢字を使われています。もともと漢字は中国から伝われたそうです。そして平仮名とカタカナは漢字を基づいて作られたそうです。平仮名とカタカナは平和時代に作られたと言われています。平仮名とカタカナのことはふりがなといいます。平仮名とカタカナは音を表す字なんです。両方とも同じ発音を持ってますがただ使い方が違うのです。日本へ来る前に頑張って平仮名とカタカナを覚えました。

ある時、日本語学校の先生からこう聞かれました。”バンダラさんは平仮名とカタカナと漢字の中で何がすきですか”。僕は”漢字です”と答えました。最初は漢字を覚えるのは大変でしたが漢字を覚えれば覚えるほど面白くなります。漢字はアルファベットのようにただの字だけではなく一つの字がある意味を持っています。そしてある字が他の字とつながりがあったりします。

”辛”という字が”幸”という字と似ていますよね。でも意味は正反対ですよね。ただ一本の線が市がうだけで何で意味はそんなに違うのだろうといつも僕は疑問に思っています。ある時、こんなことについてテレビで見ました。辛いっていう字は幸せという字と比べたら一本の線が足りないのです。つまり辛いときにはその辛さに耐えてそして一本の線をつけたら辛いの変わりに幸せが返ってきます。だから辛いときに頑張って前に進んだらきっと幸せが返ってくるのです。そのことを聞いて漢字って深い意味があるんだなって思いました。

またこの間、友達から叶っていう字についての深い意味を聞きました。叶うっていう字は二つの字から作られています。口っていう字と十というのです。何かが叶うためには少なくても十回ぐらい口に出さなければならないのです。つまり、夢などが叶うためには誰かにその夢について伝わなければならないのです。実は誰かに夢を伝えるたびにその夢を実現するための力がもらえるのです。だから夢などが叶うためにより多くの人々に自分の夢などを伝えましょう。そしていっぱい力をもらいましょう。

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh