ルールを守るのは人間の成長をサポートするのです。


assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

pada salah satu channel televisi Jepang, ada sebuat program, dimana seorang senpai yang telah sukses di bidangnya kembali ke almamaternya untuk share berbagai pengalaman sang senpai kepada para kouhainya. Pada kesempatan itu, dihadirkan sebuah sekolah dasar,鹿児島市立鴨池小学校 di kawasan Kagoshima, salah satu ken di pulau Kyushu. Kali ini senpai yang dihadirkan adalah seorang wasit sepak bola, 上川徹, salah seorang wasit terbaik di Jepang yang pada saat pilai Dunia Jerman 2006 kemarin menjadi perwakilan assosiasi wasit Jepang untuk memimpin pertandingan paling bergengsi itu.

pada kesempatan kali ini, kamikawa san menyampaikan pemahaman sebuah filosofi tentang rule, yang ia dapatkan selama ia bergelut dalam dunia persepakbolaan. Ia mencoba memberikan pemahaman kepada para siswa kelas 6 SD, mengapa harus ada rule di dunia ini. Ia juga mencoba menghancurkan cara berpikir bahwa rule adalah sesuatu yang mengekang kita, rule adalah sesuatu yang mengkungkung kebebasan kita. Ia mencoba mengubah cara berpikir negatif tentang rule, dan ia ingin menunjukkan bahwa rule itu merupakan keniscayaan dalam kehidupan manusia.

Di sebuah lapangan futsal indoor, kamikawa san menyuruh sang anak bertanding futsal, tapi tanpa peraturan. Alhasil terjadilah pertandingan yang berantakan setiap orang bertanding dengan seenaknya, ada yang menggiring bola dengan kaki, ada juga yang ketika mendapatkan bola, memegangnya dengan tangan dan menyimpannya dalam pelukan dan membawanya lari bak pemain Rugby. Dan setelah permainan setiap orang luar biasa kehabisan tenaga.

Kemudian setiap anak dipersilakan memberikan tanggapannya tentang permainan tanpa aturan tersebut, dan yappari tak seorang pun bilang kalau mereka menikmati permainan tanpa aturan itu. Setelah itu setiap team disuruh berkumpul dan diperintahkan untuk membuat peratutan mereka sendiri, dengan jyouken setiap team, yang beranggotakan putra maupun putri itu bisa menikmati permainan.  Kemudian peraturan yang telah mereka buat, mereka praktekkan, kemudian bagian2 yang terasa kurang pas kembali mereka perbaiki melalui muyawarah, setelah itu mereka berdialog dalm grup yang lebih besar hingga akhirnya terbuatlah sebuah peraturan hasil musyawarah kelas. Dan setiap team bertanding dan menikmati pertandingan. Di akhir permainan setiap anak menunjukkan wajah kelelahan tapi dengan senyum yang berseri seri, karena baik putri maupun putra bisa menikmati permainan, dan terlebih lagi permainan tersebut mereka buat sendiri.

Di akhir program itu, kamikawa san memberikan kesimpulan-kesimpulannya. Bahwa tak hanya peraturan pada pertandingan saja, tapi peraturan di semua dimensi kehidupan kita memang dibuat agar semua berjalan dengan baik. Justru ketika kita peraturan itu bisa berjalan dan ditaati dengan baik setiap kita akan memperoleh kebebasan. Bahkan yang lebih menarik bagi saya ketika ia berkata, menaati peraturan adalah faktor penting yang menunjang kita untuk berkembang. Bagaimana tidak, misalnya dalam sepak bola, setiap team dituntut untuk menang,dan dengan tetap menaati peraturan dan saat itulah kita dipacu untuk bisa berpikir dan berkreasi untuk bersiasat meraih kemenangan, dan saat itulah kita berkembang.

Begitu juga dalam kehidupan, apakah semua peraturan hidup dibuat untuk mengekang kita. Tidak sama sekali, semua itu ada adalah untuk menjaga kemanusiaan kita. Ya, karena peraturan adalah pakaian buat manusia yang akan menjaga agar dirinya tetap menjadi makhluk yang mulia. Justrus ketika kita berlaku seenaknya maka saat itu maka kita melepaskan mahkota “makhluk yang mulia” , dan menanggalkan kemanusiaan kita.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements

5 responses to “ルールを守るのは人間の成長をサポートするのです。

  1. ee.. apakah artinya, yang ingin disampaikan adalah:
    bahwa,kita semua, manusia , tidak dapat hidup tanpa aturan??
    (CMIIW)

  2. tanpa peraturan seperti apa kehidupan nantinya?

  3. untuk itulah aturan dibuat.. hehe

  4. tinggal bagaimana melatih pribadi-pribadi untuk taat aturan….ini yang masih sulit buat diterapkan sebagian dari bangsa kita..(mungkin termasuk saya…^_^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s