Seorang nenek,104 tahun, yang menjadi announcer


assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

alhamdulillah, hari Rabu minggu ini telah selesai UAS semster 1, insyaallah minggu depan hasilnya dah keluar. Mudah2an bisa dapet yang terbaik. Mohon doanya ya. Setelah UAS selesai, sementara gak ada kelas di sekolah, semester 2 baru mulai tanggal 22 September nanti. Sudah lama juga sejak kembali ke Jepang bulan lalu, gak nonton televisi. Akhirnya puter-puter channel, sebagian besar televisi Jepang sedang dibanjiri berita pemilihan Perdana Menteri yang baru setelah kemunduran mantan Perdana Mneteri Fukuda beberapa waktu lalu. Pemilihan kali ini diikuti oleh 5 orang, dan salah seorang diantaranya adalah wanita.

Ada yang menarik lagi di televisi Jepang hari ini, yaitu cerita tentang salah seorang nenek-nenek yang menajdi presenter televisi di usianya yang bisa dibilang cukup lanjut, yaitu 104 tahun. nenek itu bernama Mori Shino yang sering dipanggil Shin chan, walaupun pendengaran dan pembicaraannnya tak lagi sebaik dulu tapi dengan semangat ’45’nya nenek ini menyiarkan berbagai macam liputan.

Yang menarik bagi saya adalah dalam acara kali ini pun dibahas rahasia dibalik begitu sehatnya nenek ini, sampai usianya yang ke-104 tahun ini bisa dibilang beliau sangat jarang berurusan dengan dokter, ataupun rumah sakit. Setiap hari dia selalu makan sayuran yang diambil dari kebunnya sendiri, dan seperti yang kita tahu tak banyak minyak, kolesterol terkandung disana. Lalu sampai hari ini pun setiap pagi dia masih menjalani rutinitasnya berkebun, berjalan menuju kebun melewati sebuah tanjakan yang cukup curam, lalu membersihkan rumput yang ada di kebunnya selama 4 jam setiap harinya, lalu dua kali dalam seminggu beliau rutin melakukan olahraga pukul mirip golf.

Luar biasa beliau jadi inspirasi bagi para orang-orang tua lainnya untuk tetap produktif di usia-usia lanjutnya. Dan tentunya jadi cambuk buat anak-anak muda supaya bisa melakukan lebih, dan yang terpenting kita bisa belajar juga dari beliau tentang memlihara dan menjaga kesehatan tubuh kita. Bukankah di dalam badan yang sehat tedapat jiwa yang kuat?

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements

3 responses to “Seorang nenek,104 tahun, yang menjadi announcer

  1. umur segitu berat banget ya pertanggung jawabannya kelak

  2. halo om bandara! semoga hasil Uasnya sesuai perjuangan gigihnya selama ini.
    oot dari sang nenek (tentu saya salut dengan semangat beliau), di Indonesia, saya selalu menyempatkan baca koran, dan sepertinya masalah mundurnya mantan PM Fukuda dan tokoh2 yang dicalonkan sebagai pengganti sedang ramai dibicarakan juga, lho.

    sekeping salam dari tanah air,
    ,ossa

  3. amin..makasih ossa..
    ya.. gw juga akhir2 ini coba cari2 tahu banyak tentang perpolitikaan Jepang, juga masalah2 yang sekarang jadi wadai dsini, kayak nenkin, zeikin, chiryouhi, dan ternyata cukup banyak masalah yang harus dibereskan.

    tapi kenapa gak ada mantan guru SD yang maju jd prime minister ya, kayak di drama Change..he..he..

    selembar salam dari tokyo,

    syafril

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s