Daily Archives: July 29, 2008

4 Januari 2007

assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hidup adalah belajar.
Belajar adalah perubahan.
Mustahil, manusia yang hidup tidak belajar,
karena setiap hari semua inderanya akan berhubungan dengan sesuatu,
karena itu pasti otaknya akan mencatat dan membuat hubungan itu.
Hanya ada 2 belajar dalam dunia ini,
belajar pada kebaikan,
atau belajar pada keburukan,
belajar pada kebaikan akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,
belajar pada keburukan akan membwa perubahan ke arah yang lebih buruk.
Pastikan diri kita belajar pada kebaikan, sehingga suatu hari nanti, grafik kehidupan kita menjadi asimtot dari garis kesempurnaan.

4 Januari 2007
(dari salah satu kamar di asrama PPSDMS Reg.1)

Advertisements

いよいよ明日だね。。

assalammualaikum,wr,wb

ternyata waktu bergerak lebih cepat daripada yang saya perkirakan.. rasanya baru kemarin saya tiba di Jepang, dan memulai hari-hari saya dengan belajar nihongo,,,mulai dari bunpo, kanji, terus-terus,,,alhamdulillah setahun telah lewat,,pertama kali datang ke sini, terpikir untuk pulang setelah saya mendapatkan kepastian tentang daigaku, artinya saya akan bertahan selama 2,5 tahun dsini tanpa menengok keluarga saya di Indonesia, tapi ternyata setelah satu tahun berlalu,,,saya tahu juga apa rasanya homesick..dan saya putuskan untuk pulang pd summer holiday thn ini..dan ternyata hari keberangkatan saya ke tanah air adalah esok… cepat sekali..

Minggu ini saya kedatangan tamu, kawan yang sedang mengikuti pertukaran pelajar di Okinawa, sayangnya sampai hari Jumat lalu saya masih ada kelas, sehingga saya tidak full bisa mengantarkannya melihat2 kota Tokyo, tapi setidaknya saya ajak dia melihat sentra-sentra keramaian di Tokyo, seperti Shinjuku, Shibuya, dan Harajuku, lalu kahir minggu lalu saya ajak dia menaklukan gunung tertinggi di Jepang, gunung Fuji, yang memiliki ketinggian 3776 meter dia atas permukaan laut. Awalnya pendakian direncanakan diikuti 2 orang, kemudian bergabunglah teman Jepang saya,yang sedang kuliah di Chuou daigaku, dan seorang lagi kawan dari Okinawa yang memang sedang berkunjung di Tokyo.

Seingat saya, malam pendakian itu, merupakan malam ketiga saya melihat bintang yang bertebaran di langit Jepang, maklum, selama di Tokyo, tak ada kesempatan untuk bisa meilhat kerlap kerlipnya bintang di angkasa. Bukan karena kotornya udara, tapi karena cahaya bintang itu dikalahkan oleh gemerlapnya cahaya lampu di kota Tokyo, padahal kalau di rumah saya di Depok, setiap hari saya bisa melihat bintang..

Perjalanan yang cukup panjang malam itu, karena kami harus meniti jalan menanjaka yang kadang terjal karena batu-batu yang cadas, dalam udara yang snagat tipis serta suhu udara layaknya musim dingin. Mungkin dibandingkan tahun lalu, saya merasa suhu tahun ini lebih bersahabat karena saya sudah merasakan bagaimana musim dingin itu..

Satu jam menjelang puncak, kami disambut dengan munculnya bulatan merah dari balik awan yang menerangi seantero bumi, moment itu jadi satu moment yang luar biasa bagi saya, melihat matahari terbit dari atas awan, hapus sudah kelelahan mendaki selama 6 jam itu.. seandainya orang tak terlalu ramai mungkin satu jam terakhir bisa saja di tempuh dalam 30 menit, tetapi jalan menuju puncak yang menyempit, membuat kami harus menganteri bagaikan semut.

Di atas sana, kami mengobrol dengan seorang bapak yang sangat sekali cinta pada gunung, dan anaknya yang kini duduk di kelas 5 SD, sudah keempat kalinya mengunjungi gunung tertinggi di Jepang ini. Untuk turun gunung kami hanya membutuhkan waktu 3,5 jam saja.

Setelah kembali di shinjuku, langsung kami meluncur ke shimokitazawa, kami melahap kare india tabehoudai sambil menghapus kelelahan yang memang tak tertahankan itu, sabtu malam itu ada hanabi di sumidagawa, karena pun belum pernah menonton hanabi di sumidagawa, kusempatkan untuk mengantarkan teman2ku malam itu,,, sekalian mampir di masjid asakusa, sudah cukup lama aku tak berkunjung kesana.

Hari minggu lalu. tiba waktunya temanku untuk kembali ke Okinawa, ternyata teman Jepangku juga ingin mengantar, lalu kami berdua mengantarnya hiungga Hamamatsuchou, kusempatkan mengantar temanku itu ke mejijingu, sekalian aku juga ingin memebeli oleh2, lalu tak sengaja dalam perjalanan menuju shinjuku kami mampir di book-off, saya dapatkan juga buku yang sejak dulu saya cari-cari, 五体不満足 (http://en.wikipedia.org/wiki/Hirotada_Ototake). dengan cukup membayar 105 yen saya mendapatkan buku itu…

Kemarin sore saya sempatkan untuk berkeliling shinjuku dengan sepeda, sekalian membeli dorayaki, dan geta, saya menikmati keramian kota tokyo menjelang matahari terbenam itu..
Mudah2an 3 minggu lagi saya bisa kembali lagi kesini dengan selamat tanpa kurang sesuatu apapun… Mudah2an saya bisa kembali lagi dengan semangat yang baru tentunya..

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh