maaf..terima kasih..


assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

di minggu2 terakhir bekerja ini, saya banyak ngobrol2 dengan teman2 baito, salah satu pembicaraan yang sempat terangkat adalah ttg mengucapkan maaf dan terima kasih. Memang saya merasakan kalau kata2 maaf (sumimasen,gomen nasai) ataupun terima kasih(arigatou) cukup sering keluar dari ucapan orang Jepang dibandingkan dari ucapan orang Indonesia. Bahakan ketika kita sebenarnya mengerjakan sesuatu yang manjadi tanggung jawab kita, kita akan mendapatkan ucapan terima kasih, dan ketika lawan bicara kita merasa telah merepotkan kita, maka mereka akan langsung memenita maaf dengan mengucapkan sumimasen/ gomen nasai.

Dan ternyata hal itu juga dirasakan oleh teman baito saya yang berasal dari korea. Mungkin ini memang sudah menjadi ciri khas budaya bangsa Jepang. Salah satu hal yang dulu juga diajarkan teman saya ttg aisatsu(salam), di Jepang memang mereka terbiasa untuk memulai sesuatu dan mengakhirinya dengan salam. misal kita keluar rumah dengan bilang ittekimasu, dan kalau pulang mengucapkan tadaima…ataukah ketika bangun tidur bertemu dengan anggota keluarga lain mangucapkan ohayou gozaimasu, dan ketika akan pergi tidur mengucapkan oyasumi nasai. begitu pun ketika bekerja, bertemu dengan rekan lain di awali dengan ohayou gozaimasu dan ketika selesai bekerja ditutp dengan otsukare sama desu..

salam dan ucapan maaf serta terima kasih adalah wujud pengakuan kita terhadap lawan bicara kita,dan dalam waktu yang sama sebenarnya kita juga meminta pengakuan kepada lawan bicara kita terhadap diri kita,pengakuan apakah itu, ya..pengakuan terhadap keberadaan diri kita dsana. selain itu, ucapan2 tersebut menjadi bagian dari penghormatan kita terhadap lawan bicara kita.

tapi tentu saja, sebagai seorang muslim, saya punya salam dan sekaligus doa yang setiap saya mengenalkan Islam pada teman saya,akan say ceritakan hal itu. Karena salam dalam Islam tak hanya sekedar ucapan, tapi juga menjadi doa bagi lawan bicara kita.

Dimana pun kita, kepada siapapun kita, dan apapun bentuknya, tak salah bagi kita untuk menebarkan salam bagi sekeliling kita, karena salam juga akan menjadi penguat hubungan tali silatturahmi diantara kita semua. begitu juga mengucapkan terima kasih dan maaf, sudahkah kita berterima kasih pada keluarga kita,orang2 terdekat kita,ataupun teman2 kita, karena mungkin tanpa mereka semua kita tak akan menjadi seperti ini,dan bukankah orang yang bersyukur kepada Allah adalah orang yang bersyukur kepada manusia. Dan mengatakan maaf,walau terkadang berat,apalagi kita sangat mengucapkan maaf berarti kita juga harus mengakui kesalahan2 kita. Tapi mudah2an kata-kata maaf itu bisa menyembuhkan hati orang2 yang baik snegaja ataupun tidak telah kita sakitai oleh perbuatan ataupun kata-kata kita.

wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Advertisements

7 responses to “maaf..terima kasih..

  1. Salam…
    terima kasih dgn artikelnya yg bagus dibaca.
    Semoga sabtu dan ahad mu menyenangkan.

  2. terima kasih..
    mudah2an weekend anda pun menyenangkan

  3. yupe.. jadi keluar dari gawe-annya mas.. karena pulang kah? he.. ^^

  4. thanks for sharing ^_^

  5. subhanallah…
    semoga budaya salam utk orang yang kita kenal dan yang tidak kita kenal bisa terus dilestarikan…
    begitu pula dengan permohonan maaf… kata yang berat di awal tapi ringan setelah diucapkan…

  6. asw..
    tfs bang…
    wasw…

    [g lupa salam..]

  7. syafril pulang ke indonesia? kapan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s