Monthly Archives: July 2007

gamelan…

assalammualaikum,wr,wb
hari ini terakhir belajar di sekolah, mulai besok dah liburan musim panas,,,,
setelah selesai dikasih arahan tentang apa aja yang harus dilakukan selama musim panas, ketemu senpai, makan bareng deh,,,,
akhir2 ini mulai terasa panasnya jepang, beda banget dengan pertama kali datang bulan april yang dingiiiin…
walaupun terik, sepeda tetap jadi pilihanku untuk pulang pergi sekolah asrama, sehat, menyenangkan, bersepeda itu…
kulewati jalan depan tokyo metro government seperti biasa pulang menuju asrama, sambil mendengar lagu dari hpku yang kuselipkan di kantong celanaku,,,
saat itu baru asaj slesai lagu dari R. Kelly dengan I believe I can Fly,  masuk sebuah  alunan musik yang sangat familiar  di telingaku, musik yang dulu sering kudengar saat anak2 ekskul rampak kendang di sekolahku berlatih, ya suara gamelan,,,, kulepas earphoneku, coba lebih seksama kudengar, ya..ini suara gamelan,,,
kuangakat sepedaku menuruni tangga, kuberlari menuju suara itu berasal,,,,
sekelaompok orang jepang sedang memainkan gamelan, dan dua orang menari mengikuti suara gamelan itu, lengakp dengan pakaian adat bali…sepertinya penarinya orang Indonesia…
setelah lengkap tariannya selesai, kulihat semua orang yang menyaksikan tersenyaum, dan bertepuk tangan dengan gembira,,,,
ingin rasanya kuteringak, itulah budaya bangsaku, INDONESIA….
tapi yang membuatku tercengang adalah dari semua pamflet yang ditempel di tempat itu tak ada satupun tulisan Indonesia, yang ada hanya Bali,,,
kenapa?
ada apa dengan Indonesia,,,
kitalah yang harus menjawabnya dengan menunjukkan bahwa Indonesia bukanlah seperti yang ada di kepala kebanyakan orang di dunia ini….

Advertisements

camp nagano

yukata

perjalanan yang berakhir

assalammualaikum,wr,wb
hari senin  hingga rabu minggu ini, berkesempatan untuk melakukan perjalanan ke daerah nagano,  dari tokyo, semua warga sekolah menggunakan bus menuju nagano, perjalanan yang membuat pikiran menjadi sedikit lebih segar, karena udara yang sejuk, hijau disana-sini, kimochi ga yokunatta.

perjalanan kali ini pun yang membuatku paham, tentang dulu yang pernah kupelajari, bahwa 70 % daratan jepang adalah pegunungan, ya, perjalanan dari tokyo adalah perjalanan membelah bukit dan gunung, entah berapa tunnel yang kulewati, mulai dari yang mijikai, hingga yang benar2 nagai… sedikit menggambarkan kecanggihan teknologi, teknik sipil mereka…

sejenak teringat dengan daerah puncak, daerah pegunungan yang paling sering kukunjungi, ya karena memang cukup dekat dari rumah, kalo naik motor sekitar 2 jam, bisa menikmati udara cisarua…

kalau sedang bepergian dahulu adalah yang paling kuingat ketika kyuukei jikan, kita harus menyiapkan uang receh, minimal seribu rupiah untuk bisa ke toilet, sejanak kumenebak apakah disini juga seperti itu, ternyata nggak,,,,untunglah….

hal lain lagi yang menarik perhatianku adalah tata cara mereka berkendaraan, sedikit agak berbeda, walaupun di jalan bebas hambatan sekalipun, teringat jalan tol jagorawi, setiap melewatinya, dengan mudah bisa melihat para pembalap-pembalap jalan, yang menyalip kanan kiri bak sedang berada dalam arena balap, atau suara klakson yang cukup sering terdengar… tapi di perjalanan kemarin hampir tidak kutemui, mungkin ada tapi aku tidak melihatnya, mereka berkendaraan dengan bisa dibilang sangat hati-hati, walau sebenarnya mobil-mobil mereka bisa saja dipacu lebih cepat…

diperjalanan kemarin pun, ternyata baru kuketahui, bhs indo, sedikit banyak punya kemiripan dengan bhs filipina, seperti payung, kanan, mata, kambing. cukup menggelitik ketika kami mencoba menggunakan beberapa kotoba yang sama,,,,
sedkit juga belajar bhs cina, karena teman sekamar banyak sekali org cina…

sebagian besar wktu bebas kuhabiskan untuk bisa berolahraga, badminton, pingpong, volley, sudah lama sekali kutidak memainkannya, sedikit pegal tidak apa-apa, tapi benar-benar sehat terasa… kusempatkan pula untuk bisa mencoba memakai yukata…
untunglah, sensei mengerti, mereka menyiapkan makanan yang bisa kumakan,,,

sedikit pelajaran yang kuambil adalah, semua ada awal dan suatu saat akna berakhir, sejenak terasa baru saja tiba di tempat itu, tapi beberapa saat harus meninggalkannya, begitu pul apapun keadaan kita, yakinlah semua akan berakhir, ketika kita sedang merasa dalam keadaan yang begitu berat, jalanilah sebaik yang kita bisa, yakinlah akan ada akhirnya, ataupun ketika kita sedang mendapatkan suatau kegembiraan, janganlah larut di dalamnya. ketika melihat matahari terbit di pagi hari, pikirkanlah apa yang bisa kita lakukan, sebelum kita tidak akan pernah lagi bisa melihatnya, karena masa kita yang telah berakhir… terkadang beberapa orang lupa kalau semua akan berakhir,,,  semoga kita bukan orang-orang yang termasuk di dalamnya . 
wassalammualaikum,wr,wb

ai,koi,love,cinta

assalammualaikum,wr,wb

tema yg gak akan pernah habis2nya kalo diomongin, yg bisa bikin orang seneng sesenang2nya, bisa bikin org juga sedih sesedih2nya, bisa bikin org jd bener, tapi bisa juga bikin org jd aneh…
mau sedikit mengungkapnya dari cara berpikirku, dan cara kumengartikan kata2 ini…
koi,ai,love,cinta adalah…
memberi,,,,
menolong,,,
menyayangi,,,
perhatian,,,
dekat,,,
rindu,,,
tentram,,,
indah,,,
apalagi ya,,,

nah, dari semua kriteria itu, siapa sih yang ternyata paling cinta sama kita?
coba pikirin, siapa yang paling banyak memberi sama kita?
siapa yang paling sering menolong kita? di waktu kit bener susah siapa sih yg mau dengan rela nolong kita? trus siapa yang paling sayang dan perhatian sama kita? kapanpun, dimana pun?
lalu siapa sih yang paling deket sama kita, tak peduli dimana kita berada ?
siapa yg rindu, siapa yg ketika kita ingat, membuat tentram hati kita?
siapa yang paling indah?

Kalo kita benar2 mau berpikir objektif,
yang jd jawaban kita yg pertama mestinya ALLAH, yang mengahdiahkan kita sebuah kehidupan, yang selalu memberi kita dari waktu ke waktu, yang selalu ingat, walau kita sering lupa padaNya, yang buat kita tentram kalo ingat Dia,bener kan?
emang siapa yang bisa membuat mata kita bisa  terbuka di pagi hari, ngasih supply oksigen terus menerus, membuat jantung kita masih bisa berdetak, menciptakan tubuh  yang luar biasa teknologinya…dari ujung rambut di kepala kita sampai ujung jejari kaki kita,,,

LAlu, masihkah kita menafikan bahwa yg pertama yg paling pantas kita cintai adalah Dia, masihkah kita mengganti  posisinya dengan sesuatu ataupun sesorang yang sama sekali tak sebanding denganNYa, atau sama sekali tak terbersit di dalam diri kita, bahwa rasa cinta yang sering kita rasakan itu merupakan hadiah luar biasa pemberianNya,,,,

ya, bicara cinta pun bicara masalah pengorbanan, akan membuat kita mengingat sosok manusia luar biasa yang mengorbankan seluruh hidupnya supaya manusia bisa mengenal Nya, dan bisa mengenal cinta Nya, dan menunjukkan cara mencintai Nya yang benar… ya rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wasalam.
Karena beliaulah, kita bisa merasakan indahnya Islam, indahnya hidup dalam naungan cintaNya,,,, bergetar hati kita bila mengingat pengorbanan sahabat-sahabat beliau yang begitu bsar cintanya pada Allah dan RasulNya…
apapun mereka korbankan buat cintaNYa itu, harta, jiwa, hidup mereka, hingga mereka menggapai nikmatnya kematian dengan syahid di jalanNya, mereka bukan manusia yang cinta dunia, dan takut pada kematian, mereka adalah orang-orang yang begitu rindu dengan perjumpaan kepada-Nya…

sedang kita?
buat siapa sering kita berkorban?
kepada siapa kita berikan hidup kita?
pada dunia kah dengan kesenangan mayanya?

gak pantas kita mencintai sesuatu, ataupun seseorang selain atas dasar rasa cinta kita kepada Allah pencipta alam semesta…

ai,koi,love,cinta

assalammualaikum,wr,wb
tema yg gak akan pernah habis2nya kalo diomongin, yg bisa bikin orang seneng sesenang2nya, bisa bikin org juga sedih sesedih2nya, bisa bikin org jd bener, tapi bisa juga bikin org jd aneh…
mau sedikit mengungkapnya dari cara berpikirku, dan cara kumengartikan kata2 ini…
koi,ai,love,cinta adalah…
memberi,,,,
menolong,,,
menyayangi,,,
perhatian,,,
dekat,,,
rindu,,,
tentram,,,
indah,,,
apalagi ya,,,

nah, dari semua kriteria itu, siapa sih yang ternyata paling cinta sama kita?
coba pikirin, siapa yang paling banyak memberi sama kita?
siapa yang paling sering menolong kita? di waktu kit bener susah siapa sih yg mau dengan rela nolong kita? trus siapa yang paling sayang dan perhatian sama kita? kapanpun, dimana pun?
lalu siapa sih yang paling deket sama kita, tak peduli dimana kita berada ?
siapa yg rindu, siapa yg ketika kita ingat, membuat tentram hati kita?
siapa yang paling indah?

Kalo kita benar2 mau berpikir objektif,
yang jd jawaban kita yg pertama mestinya ALLAH, yang mengahdiahkan kita sebuah kehidupan, yang selalu memberi kita dari waktu ke waktu, yang selalu ingat, walau kita sering lupa padaNya, yang buat kita tentram kalo ingat Dia,bener kan?
emang siapa yang bisa membuat mata kita bisa terbuka di pagi hari, ngasih supply oksigen terus menerus, membuat jantung kita masih bisa berdetak, menciptakan tubuh yang luar biasa teknologinya…dari ujung rambut di kepala kita sampai ujung jejari kaki kita,,,

LAlu, masihkah kita menafikan bahwa yg pertama yg paling pantas kita cintai adalah Dia, masihkah kita mengganti posisinya dengan sesuatu ataupun sesorang yang sama sekali tak sebanding denganNYa, atau sama sekali tak terbersit di dalam diri kita, bahwa rasa cinta yang sering kita rasakan itu merupakan hadiah luar biasa pemberianNya,,,,

ya, bicara cinta pun bicara masalah pengorbanan, akan membuat kita mengingat sosok manusia luar biasa yang mengorbankan seluruh hidupnya supaya manusia bisa mengenal Nya, dan bisa mengenal cinta Nya, dan menunjukkan cara mencintai Nya yang benar… ya rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wasalam.
Karena beliaulah, kita bisa merasakan indahnya Islam, indahnya hidup dalam naungan cintaNya,,,, bergetar hati kita bila mengingat pengorbanan sahabat-sahabat beliau yang begitu bsar cintanya pada Allah dan RasulNya…
apapun mereka korbankan buat cintaNYa itu, harta, jiwa, hidup mereka, hingga mereka menggapai nikmatnya kematian dengan syahid di jalanNya, mereka bukan manusia yang cinta dunia, dan takut pada kematian, mereka adalah orang-orang yang begitu rindu dengan perjumpaan kepada-Nya…

sedang kita?
buat siapa sering kita berkorban?
kepada siapa kita berikan hidup kita?
pada dunia kah dengan kesenangan mayanya?

gak pantas kita mencintai sesuatu, ataupun seseorang selain atas dasar rasa cinta kita kepada Allah pencipta alam semesta…